99+ Perintah Dasar Linux Ubuntu Server (CLI)

  • Whatsapp
Perintah Dasar Linux Ubuntu Server (CLI)
CLI sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa memanjakan penggunanya

Perintah Dasar Linux Ubuntu Server (CLI) – Ubuntu sangat terkenal dengan CLI-nya (Command Line Interface).

CLI sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan oleh pengguna.

Muat Lebih

Jadi, apabila kita ingin melakukan operasi dalam sistem operasi tersebut, misalnya melakukan copy, rename, cut, delete, dan sebagainya, maka kita harus megetikkan perintah berupa teks dengan cara manual dan bukan dengan klik menggunakan mos seperti pada interface GUI (Graphic User Interface).

Semakin lama, semakin banyak para pengguna komputer yang menjadikan Linux sebagai Sistem Operasi utamanya. Selain sifatnya yang open source, ternyata sistem operasi Lin ux ini juga lebih banyak menuntut kita untuk terus mempelajarinya.

Bahkan saat ini, Linux sudah mulai memasuki dunia pendidikan, seperti di smk terutama pada kompetensi keahlian TKJ. Yang dengan demikian, perkembangan pengguna Sistem Operasi Linux bisa bertambah banyak.

Baca: Cara Mengatasi Monitor Going to Sleep

Berikut ini adalah beberapa kode perintah yang bisa digunakan di sistem operasi Ubuntu pada mode CLI, baik Desktop maupun Server, yang juga banyak untuk bisa digunakan pada distro yang lain. Pada contoh ini saya menggunakan Ubuntu Server.

Perintah Dasar Linux Ubuntu Server (CLI)

Perintah Dasar Linux Ubuntu

1. sudo su
Berfungsi untuk login sebagai root/pengguna tertinggi

2. cd
Berfungsi untuk berpindah direktori
Penggunaan : cd alamat_direktori
Contoh : [email protected]/home#cd bin (Berpindah dari home menuju bin)

3. cd ..
Berfungsi untuk kembali dari direktori
Penggunaan : cd ..
Contoh : [email protected]/home/bin# cd .. (Kembali dari bin menuju home)

4. mkdir (make directory)
Berfungsi untuk membuat direktori
Penggunaan : mkdir [nama-direktori]
Contoh : [email protected]/home/#mkdir bin (Membuat direktori bernama “bin”)

5. cat
Berfungsi untuk membuat file
Penggunaan : cat >nama_file
Contoh : [email protected]/home/#cat > bin lalu “enter” Biodata

ctrl+c (mengakhiri dan simpan)
(Membuat file bernama “bin” dengan isi file “Biodata”)

6. rm (remove file)
Berfungsi untuk menghapus file
Penggunaan : rm nama_file
Contoh : [email protected]/home/bin #rm biodata lalu “enter” (menghapus file bernama “Biodata”)

7. rmdir (remove direktori)
Berfungsi untuk menghapus direktori
Penggunaan : rmdir nama_direktori
Contoh : [email protected]/home#rmdir bin lalu “enter” (menghapus direktori bernama “bin”)

Nah, itulah beberapa kode perintah yang paling utama dengan cara pemaikaiannya.

Untuk selanjutnya kalian bisa mencoba menggunakan beberapa kode perintah untuk sistem operasi linux ubuntu di dalam mode CLI, berikut ini Kumpulan Perintah Dasar Linux Ubuntu Server (CLI) :

  1. :q berfungsi untuk keluar dari editor tanpa menyimpan file
  2. :w berfungsi untuk menyimpan file (save)
  3. :wq berfungsi untuk keluar dari editor sekaligus menyimpan file
  4. adduser berfungsi untuk menambah pengguna baru
  5. apropos berfungsi untuk untuk Mencari perintah – perintah atau file yang mengandung huruf yang dimaksud
  6. apropos topic berfungsi untuk menampilkan bantuan manual berdasarkan topik
  7. bc berfungsi untuk menampilkan calculator
  8. bunzip2 berfungsi untuk meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2”, digunakan pada file yang besar
  9. cal berfungsi untuk menampilkan/melihat kalender
  10. cat /etc/printcap berfungsi untuk melihat printer yang telah disetup
  11. cat /proc/cpuinfo berfungsi untuk melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata
  12. cat /proc/filesystems berfungsi untuk melihat filesystem yang digunakan
  13. cat /proc/interrupts berfungsi untuk melihat alamat interrupt yang dipakai
  14. cat /proc/version berfungsi untuk melihat Versi dari Linux dan informasi lainnya
  15. cat berfungsi untuk membuat file
  16. cd berfungsi untuk berpindah ke direktori lain
  17. chfn berfungsi untuk Merubah informasi dari user
  18. chmod berfungsi untuk mengatur hak akses suatu file atau direktori
  19. clear berfungsi untuk membersihkan seluruh layar terminal, (sama dengan perintah CLS di DOS)
  20. cp berfungsi untuk menyalin sebuah file
  21. cut berfungsi untuk Mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya yang ditentukan pada option –c
  22. date berfungsi untuk menampilkan tanggal dan waktu
  23. df -h (disk free) berfungsi untuk melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system
  24. Dmesg berfungsi untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
  25. du / -bh (disk usage) berfungsi untuk melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root
  26. echo $PATH berfungsi untuk melihat isi dari variabel PATH
  27. Echo berfungsi untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file
  28. file berfungsi untuk melihat ekstensi / tipe suatu file yang dimaksud
  29. find / -name berfungsi untuk mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /
  30. finger berfungsi untuk melihat informasi user
  31. grep berfungsi untuk mencari kata di dalam suatu file
  32. gunzip berfungsi untuk meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file
  33. halt berfungsi untuk mematikan sistem
  34. history berfungsi untuk melihat perintah apa saja yang telah digunakan
  35. hostname berfungsi untuk menampilkan nama local host
  36. Id berfungsi untuk melihat ID yang ada di Linux, baik ID dari User, Grup, Device yang terpasang
  37. id username berfungsi untuk mengecek user id (uid) atau group id (gid)
  38. Ifconfig berfungsi untuk melihat informasi pada kartu jaringan, seperti IP address, Mac address, dan lain-lain
  39. kill berfungsi untuk menghentikan proses yang sedang berjalan
  40. last berfungsi untuk melihat user sebelumnya yang telah login di komputer
  41. less berfungsi untuk melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar
  42. ln -s berfungsi untuk membuat Simbolic Links
  43. locate berfungsi untuk mencari suatu file pada direktori lain yang sedang tidak dikunjungi. Catatan : Sebelum menuliskan perintah locate, tuliskan perintah updatedb. Tunggu hingga selesai, baru tuliskan perintah locate
  44. ls -a berfungsi untuk menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi
  45. ls -f berfungsi untuk menampilkan semua file atau direktori tanpa proses shorting
  46. ls –l berfungsi untuk melihat semua file lengkap
  47. Lshw berfungsi untuk melihat hardware komputer
  48. Lspci berfungsi untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
  49. Lsusb berfungsi untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
  50. lynx berfungsi untuk melihat file html atau browse ke net dengan text mode
  51. man (manual) berfungsi untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX
  52. mc berfungsi untuk menjalankan “Midnight Commander” sebagai file manager
  53. mcopy berfungsi untuk menyalin suatu file dari atau ke dos filesystem
  54. mkdir berfungsi untuk membuat direktori baru
  55. more berfungsi untuk untuk melihat isi suatu file
  56. mv berfungsi untuk memindahkan file, bisa juga untuk merubah nama sebuah file
  57. nano berfungsi untuk text editor (notepad)
  58. passwd berfungsi untuk menggunakan password
  59. pg berfungsi untuk melihat isi suatu file dengan fasilitas melihat isi file dari atas dan untuk kebawah menggunakan tombol Enter untuk perlayar
  60. pico –w berfungsi untuk mengedit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap
  61. pr berfungsi untuk mencetak isi file ke printer
  62. ps (print status) berfungsi untuk melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
  63. ps axu berfungsi untuk melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses
  64. pwd berfungsi untuk menampilkan nama direktori dimana Anda sedang berada
  65. reboot berfungsi untuk menghidupkan ulang sistem/kompute
  66. restart berfungsi untuk menjalankan ulang service yang sedang berjalan
  67. rlogin (remote login) berfungsi untuk menghubungkan anda kekomputer lain
  68. rm f (file remove) berfungsi untuk menghapus file nya saja, tanpa direktori dan subdirektorinya
  69. rm berfungsi untuk menghapus file
  70. rm –r (recursive remove) berfungsi untuk menghapus file, direktori dan subdirektorinya
  71. rmdir berfungsi untuk menghapus direktori
  72. rsh (remote shell) sebagai jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine
  73. rwho –a berfungsi untuk melihat semua user yg login pada network anda
  74. set berfungsi untuk melihat environment dari user yang aktif
  75. shutdown berfungsi sama seperti halt, digunakan untuk mematikan sistem
  76. sort berfungsi untuk mengurutkan suatu file teks menurut abjad
  77. start berfungsi untuk menjalankan sebuah service
  78. startx berfungsi untuk menjalankan X-window server dan meload default windows manager
  79. stop berfungsi untuk menghentikan sebuah service yang sedang berjalan
  80. sudo berfungsi untuk menjalankan perintah sebagai root
  81. tail berfungsi untuk menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file
  82. talk berfungsi untuk dengan user lain yg sedang login pada mesin kita
  83. tar berfungsi untuk mengekstrak file dengan format *tar.gz *.tgz
  84. tar –zxvf berfungsi untuk meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz)
  85. telnet berfungsi untuk untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET
  86. time berfungsi untuk melihat jumlah waktu yg ditangani
  87. Top berfungsi untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows
  88. touch berfungsi untuk membuat file baru dalam keadaan kosong
  89. uniq berfungsi untuk Menghilangkan baris – baris berurutan yang mengalami duplikasi
  90. unzip berfungsi untuk mengekstrak atau mengurai file yang dikompress dalam bentuk *.zip
  91. uptime berfungsi untuk melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir
  92. W berfungsi untuk Melihat siapa saja yang sedang Login dengan informasi yang sangat lengkap
  93. wall untuk pengiriman pesan oleh super user
  94. wc berfungsi untuk menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file
  95. whatis berfungsi untuk menampilkan fungsi dari suatu perintah saja yang dimaksud
  96. whatis addgroup berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu addgroup
  97. whatis adduser berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu adduser
  98. whatis date berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu date
  99. which berfungsi untuk menunjukan lokasi dari suatu perintah

Baca Juga: 2 Cara Mudah Membuat Simbol di Komputer

Kode kombinasi menggunakan tombol keyboard, Linux Ubuntu Server mode CLI

  1. Ctrl + A untuk ke awal baris yang sedang Anda ketikkan.
  2. Ctrl + E Ke akhir baris yang sedang Anda ketikkan.
  3. Ctrl + L Membersihkan seluruh layar terminal, seperti perintah clear.
  4. Ctrl + U Bersihkan baris sebelum posisi kursor. Kalau Anda di akhir baris, akan menghapus semua barisnya.
  5. Ctrl + H Seperti backspace.
  6. Ctrl + R Mencari perintah Anda sebelumnya.
  7. Ctrl + C Matikan apa pun yang sedang Anda jalankan.
  8. Ctrl + D Keluar dari shell saat ini.
  9. Ctrl + Z Menaruh apa pun yang Anda jalankan di Terminal ke suspended background process. Fg mengembalikannya.

Sumber referensi buku sekolah TKJ dan beberapa blog, Tahuajah lmanxp Pintar Komputer Tuntor Raytkj dengan penyesuaian kembali

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

32 Komentar

  1. iya sama-sama syukurlah ternyata artikel ini bermanfaat buat yang lagi nulis makalah

    Terimakasih udah nyempetin waktu buat berkomentar

  2. tapi sebelum pindah harus banyak belajar kode perintahnya dulu

    Terimakasih udah nyempetin waktu buat berkomentar