Cara Tepat Mengetahui RAM yang Cocok Untuk Motherboard

  • Whatsapp

Berikut Panduan Cara Mengetahui RAM yang Cocok untuk Motherboard Beserta Beberapa Tips yang Bisa Sobat Pegang Sebelum Mengganti RAM

Mungkin pada saat ini sebagian sobat yang membaca artikel ini sedang berencana akan mengganti RAM pada PC tersayang, namun masih remang remang karena khawatir nantinya RAM yang baru tersebut tidak cocok/ kompatible dengan Mobo yang digunakan.

Untuk bisa berjalan baik dengan semestinya, RAM yang sobat gunakan tentunya juga harus sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh motherboard itu sendiri.

Selain cocok untuk motberboard, RAM juga harus cocok dengan sistem operasi yang terpasang agar uang yang telah sobat anggarkan untuk membeli RAM tidak mubazir terbuang sia-sia hanya karena OS yang tidak support.

Baca Juga: 2 Cara Mengetahui Sisa Memory (RAM) Pada PC dan Laptop

Cara Mengetahui RAM yang Cocok Untuk Motherboard

Ada beberapa langkah yang harus sobat perhatikan sebelum mengganti RAM ke yang baru atau yang lebih besar, diantaranya:

1. Tipe/ Jenis RAM yang Digunakan

Untuk saat ini ada empat jenis ram yang sering dipakai pada pabrikan motherboard dari seri DDR, yaitu DDR1, DDR2, DDR3 dan yang teranyar untuk saat ini adalah seri DDR4 dengan spesifikasi yang lebih gahar lagi tentunya

Sebelum mengganti RAM dengan yang baru, maka harus diperhatikan tipe slot RAM pada Motherboard agar RAM bisa dipasangkan dan berfungsi dengan semestinya.

Lalu bagaimana saya mengetahui jenis/ tipe dari slot RAM pada Mobo?

Salahsatu cara yang paling mudah adalah dengan melihat buku petunjuk/ user manual bawaan dari mobo (Motherboard) itu sendiri.

Tapi bagi sobat yang sudah kehilangan atau bahkan tidak punya karena sebelumnya beli motherboard dalam keadaaan second (bekas) sehingga tidak mendapatkan buku petunjuk.

Cara mudah untuk mengetahuinya adalah dengan menginstall aplikasi CPU-Z, pada aplikasi tersebut akan diinfokan beberapa spesifikasi dari PC Sobat dan salahsatunya adalah tipe slot RAM.

2. Sistem Operasi yang Digunakan

Setelah sobat mengetahui tipe slot RAM pada motherboard, maka langkah selanjutnya yang harus diperhatikan adalah OS yang dipakai pada PC Sobat, karena akan mempengaruhi pada kapasitas RAM yang bisa digunakan.

Setiap sistem operasi tentunya memiliki kapasitas maksimal RAM yang berbeda, seperti dulu ketika saya ingin menambah kapasitas menjadi 8GB maka tidak bisa, karena OS yang terinstall adalah windows ultimate 32bit yang mana membatasi kapasitas RAM hanya sampai 4GB saja.

Lihat Kapasitas Maksimal RAM pada Komputer

Cara tepat untuk menyiasati permasalahan seperti diatas adalah dengan mengganti OS ke versi 64bit sehingga bisa mensupport RAM 8GB.

Bagi sobat yang ingin mengetahui kapasitas maksimal RAM pada OS Windows bisa mengunjungi situs ngonoo.com

3. Motherboard yang Digunakan

Selain sistem operasi yang membatasi jumlah maksimal RAM yang bisa digunakan, motherboard juga demikian.

Jangan sampai sobat memasang RAM berkapasitas 16GB akan tetapi motherboaard hanya bisa menampungnya sampai 8GB saja, maka sisanya tidak akan terbaca dan terbuang secara percuma.

Untuk cara mengetahui kapasitas maksimal RAM yang bisa ditampung oleh mainboard sama seperti pada cara mengetahui tipe Slot RAm, yakni dengan membaca buku petunjuk.

Cara alternatif lainnya adalah dengan membuka web dari pabrikan motherboard tersebut, seperti contohnya punya saya Motherboard MSI dengan tipe MS-7597/ GF615M-P33 maka bisa membuka halaman berikut ini

Pada halaman tersebut tertampil bahwa kapasitas maksimal Memori (RAM) yang bisa ditampung oleh mobo ini sampai dengan 8GB

Tips Sebelum Mengupgrade RAM

Selain beberapa tips diatas, ada tips lain yang harus sobat ingat jika berniat ingin menambah kapasitas dari pada RAM.

Bukan hanya memerhatikan OS dan Motherboard yang dipakai, agar kinerja RAM bisa berjalan secara maksimal maka sobat harus membeli RAM yang benar benar kompatibel.

Misal, Pada mobo sudah terpasang satu keping RAM DDR3 4GB PC-10600 dengan frekuensi 1333Mhz yang kemudian ingin ditambah 4GB sehingga menjadi 8GB. Maka perhatikan frekuensi pada RAM yang terpasang.

Jangan sampai salah membeli dengan frekuensi yang berbeda, Memang tidak akan berpengaruh terhadap kapasitas RAM tersebut akan tetapi jika frekuensinya berbeda maka ram dengan frekuensi yang lebih besar akan menurunkan frekuensinya mengikuti RAM dengan frekuensi yang kecil tersebut.

Selain itu perhatikan juga timingnya, semakin kecil angkanya maka tentunya sebuah RAM akan lebih cepat. Contohnya RAM dengan timing 9-9-9-28 lebih kencang dari 11-11-11-28.

Next> Perbedaan RAM DDR3 dan DDR3L Pada Laptop Yang Sering di Jumpai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *