Ternyata, Ini Hukum Shalat Tarawih Pada Malam Hari di Bulan Ramadan

  • Whatsapp

Ridpir.ID – Para Ulama sepakat bahwa shalat tarawih hukumnya adalah sunah yang dianjurkan dan tidak wajib, diantara dalil yang menunjukkan bahwa shalat tarawih tidak wajib.

Di zaman Rasulullah SAW shalat tarawih berjamaah hanya dikerjakan selama tiga malam. Sahabat Abu Dzar Radhialluanhu menceritakan “Kami berpuasa bersama Rasulullah SAW pada bulan ramadan, beliau tidak pernah mengimami shalat malam sama sekali, hingga ramadan tinggal 7 hari.

Muat Lebih

PadaH-7 Beliau mengimami kami shalat malam hingga berlalu sepertiga malam. Kemudian pada H-6 Beliau tidak mengimami kami, hingga pada H-5 Beliau mengimami kami shalat malam, hingga berlalu setengah malam.

Kamipun meminta beliau ‘Wahai Rasulullah , bagaimana bagaimana jika kita tambah shalat tarawih hingga akhir malam?’ kemudian dia bersabda ‘Barangsiapa yang shalat tarawih berjamaah bersama Imam hingga selesai, maka dia mendapat pahala shalat tahajud semalam suntuk.’ ‘kemudian H-4 beliau tidak mengimami jamaah tarawih, hingga H-3 beliau kumpulkan semua istrinya dan para sahabatnya.

Kemudian Beliau mengimami kami hingga akhir malam, sampai kami khawatir tidak mendapatkan sahur. Selanjutnya Beliau tidak lagi mengimami hingga Ramadhan berakhir.” (HR. Nasa’i Ibnu Majah dan dishahihkan Al-Albani)

Kesimpulan yang bisa digarisbawahi dari hadits diatas, bahwa para sahabat pada beberapa malam mereka tidak shalat tarawih berjamaah, meskipun bisa jadi mereka shalat tahajud di Masjid.

Akan tetapi mereka juga puasa dan tidak diperintahkan untuk meng-qhada’-nya.

Antara Amalan wajib dan amalan sunah
Bagian dari kaidah syariat, amal wajib lebih diutamakan dari pada amal sunnah. Dalam hadits qudsi, dari Abu Hurairah Radhiyallahuanhu, Rasulullah SAW mengabarkan bahwa Allah SWT berfirman, yang artinya: “Tidak ada ibadah yang dilakukan hamba-ku untuk mendekatkan diri kepada-ku yang lebih aku cintai dari pada ibadah yang aku wajibkan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Hibban)

Kita menjumpai tradisi aneh di tempat kita, banyak masyarakat yang lebih mengutamakan shalat sunah dari pada shalat wajib. Untuk shalat wajib, dia rela meninggalkannya.

Sementara untuk shalat sunah, nampaknya berat baginya untuk meninggalkannya, salahsatu kasusnya adalah shalat tarawih.

Kadang ada orang yang setahun sama sekali tidak pernah masuk Masjid, tiba-tiba ketika tarawih dia berada dibarisan depan.

Ada yang tidak pernah shalat, tiba-tiba menjadi rajin shalat tarawih. Melihat kebiasaannya, dia lebih mengutamakan shalat tarawih yang sifatnya sunnah dari pada shalat 5 waktu yang hukumnya wajib.

Orang tidak akan berdosa gara-gara tidak mengerjakan yang sunnah, Namun dia berhak mendapat dosa jika dia meninggalkan yang wajib.

Demikianlah pembahasan mengenai shalat tarawih, kurang lebihnya saya minta maaf,, Wallahu A’lam Bishawab

Banner scribd.com

Kajian diatas diambil dari Channel YufidTV. Untuk menonton video lengkapnya silakan klik DISINI. Ucapan terimakasih kepada YufidTV yang telah menginzinkan Ridpir.ID mengutip kajiannya.
    PENELUSURAN TERKAIT
  • hukum shalat tarawih sendiri bagi wanita
  • bagaimana hukum melakukan shalat tarawih sendirian
  • tata cara shalat tarawih dirumah bagi wanita
  • hukum melaksanakan salat tarawih secara sendiri adalah
  • hukum shalat tarawih sendiri
  • hukum shalat tarawih sunnah muakkad
  • hukum shalat tarawih bagi laki laki
  • keutamaan shalat tarawih
  • shalat tarawih hukumnya
  • hukum shalat tarawih dirumah bagi wanita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *