Pengertian, Klasifikasi Kelompok dan Contoh Laporan Laba Rugi

  • Whatsapp

Pengertian, Klasifikasi Kelompok dan Contoh Laporan Laba Rugi yang Sering dialami oleh Perusahaan (Dagang dan Jasa) Serta Sebab Penyebabnya

Di dalam worksheet ada banyak kolom yang masing – masing berbeda fungsinya. Ada yang gunanya untuk menaruh neraca saldo yang merupakan ringkasan dari buku besar tahap awal, ada yang fungsinya untuk penyesuaian, ada yang fungsinya untuk menaruh saldo setelah disesuaikan, ada yang fungsinya untuk mengetahui laba sementara dan juga neraca sementara.

Pengertian Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi atau bisa disebut dengan income statement adalah laporan yang berisikan akun nominal yang hasil akhirnya menunjukkan perusahaan itu mengalami laba / rugi.

Laporan ini dapat memberikan informasi tentang hasil kegiatan  yang dilakukam oleh suatu entitas bisnis selama satu periode.

Laba adalah kondisi dimana pendapatan perusahaan lebih besar daripada beban yang dikeluarkan untuk hal tertentu, sedangkan rugi adalah kondisi dimana pengeluaran / beban perusahaan lebih besar daripada pendapatan yang diterima perusahaan.

Kepoin Yukk!
Pengertian dan Cara melakukan Rekapitulasi Jurnal

Apabila perusahaan mengalami kerugian yang terus menerus maka akan membahayakan perusahaan, bisa menjadikan tutup atau bahkan bangkrut karena tak berkembang.

Apabila perusahaan mengalami laba terus menerus artinya kondisinya bagus, berkembang dan tentunya maju.

Sebab terjadi laba ataupun rugi adalah kegiatan finansial perusahaan. Semua bergantung pada pendapatan serta beban pada periode yang bersangkutan.

Laporan ini tidak menunjukkan posisi keuangan, tetapi mencerminkan aktivitas atau kegiatan untuk masa tertentu.

Klasifikasi Kelompok Akun Laba Rugi

1. Golongan Penjualan/Pendapatan  (Income)

  • Penjualan (Sales)
  • Retur Penjualan (Sales Return)

2. Golongan HPP (Cost of Goods Sold)

  • Harga Pokok Penjualan (Cost Of Goods Sold)
  • Beban Angkut Pembelian (Freight Paid)

3. Golongan Beban Operasional (Operating Expense)

  • Beban Iklan (Advertising Expenses)
  • Beban Listrik dan Telepon (Telephone&Electricity Expenses)
  • Beban Perlengkapan Toko (Store Supplies Expense)
  • Beban Piutang tak Tertagih (Bad Debts Expenses)
  • Beban depresiasi (Depreciation Expense)
  • Beban Asuransi (Insurance Expenses)
  • Beban Sewa (Rent Expenses)
  • Beban Gaji dan Upah (Wages and Salaries Expenses)
  • Beban Operasi Lain- lain (Other Operating Expenses)

4. Golongan Pendapatan Non Operasional (Other Income)

  • Pendapatan Bunga (Interest Revenue)

5. Golongan Beban Non Operational (Other Expenses)

  • Beban Bunga (Interest Expense)
  • Beban Administrasi Bank (Bank Service Charge)
  • Beban PPh Badan (Income Tax Expense)

Baca Kuy Ah!
Buku Besar: Penjelasan, Langkah – Langkah dan Contoh Bentuk Posting ke Buku Besar

Contoh Laporan Laba Rugi yang Sudah Terkomputerisasi

Contoh Laporan Laba Rugi yang Sudah Terkomputerisasi

Demikian materi seputar Pengertian dan Contoh Laporan Laba Rugi, semoga dapat bermanfaat dan tentunya bisa menambah wawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *