Enam Adab Berpuasa Menurut Sunnah Rasulullah SAW

  • Whatsapp
Adab Berpuasa Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Ridpir.ID – Puasa bukan hanyak sekedar menahan rasa laparndan haus, tetapi puasa juga mencakup semua anggota tubuh kita. Dimulai dari pangkal kepala sampai dengan ujung kaki, harus mengikuti adab berpuasa.

Ridpir.ID mengutip dari Channel Youtube Yufid TV setidaknya terdapat enam adab dalam menjalankan ibadah puasa dalam satu bulan penuh.

Apa sajakah adab-adab tersebut? Yuk simak artikel ini sampai tuntas, agar kita bisa menctohkan adab dan sunah Rasulullah SAW.

Muat Lebih

Dianjurkan bagi orag yang berpuasa untuk memperhatikan beberapa adab berikut ini.

1. Makan Sahur

gambar dari freepik.com

Makan sahur memang tidak diwajibkan, tetapi kita sebagai manusia hendaknya harus selalu menyayangi tubuh ini. Salahsatunya dengan cara memberikan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita.

Kita bisa mendapatkan nutrisi untuk menjalankan ibadah sahur dengan cara makan sahur.

Sebagaimana yang telah diriwayatkan Annas Radhiallahuta’ ala anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Makan Sahurlah kalian karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat keberkahan.” (Muttafaqun ‘alaih).

Walaupun hanya dengan meminum seteguk air, maka itu sudah termasuk kedalam makan sahur. Berdasarkan hadits Abdullah bin Amr Radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata: Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Makan sahurlah kalian meskipun dengan seteguk air.” (Shahih Al-jaamii’ish shaghiir)

Disunahkan Untuk Mengakhirkan Makan Sahur

Disunahkan Untuk Mengakhirkan Makan Sahur

gambar dari freepik.com

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Anas, dari Zaid bin Tsabit, dia berkata: “Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah SAW, setelah itu beliau langsung berangkat shalat. Aku berkata, ‘Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?’ Dia menjawab, ‘kira-kira sama seperti bacaan 50 ayat.’ (Muttafaqun ‘alaih).

Jika azan telah terdengar, sedangkan makanan atau minuman masih di tangannya, maka boleh ia memakan dan meminumnya.

Berdasarkan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ta’ala anhu, ia berkata, Rasulullah bersabda yang artinya, “Barang siapa di antara kalian yang mendengar adzan dan bejana (makanan) masih di tangannya, maka janganlah ia menaruhnya sebelum ia menyelesaikan makannya.” (Shahih al-jamii’is Shagiir).

Jika kita berhenti memakan makanan atau meminum minuman yang sedang ada pada tangan kita kemudian terdengar azan maka masih boleh untukbkita makan, daripada mubazir.

2. Menahan Diri Dari Pembicaraan Yang Tidak Bermanfaat Dan Kata-kata Kotor (Atau Hal Yang Semisal Dengannya dan Hal-hal Yang Bertentangan Dengan Tujuan Puasa).

Menahan Diri Dari Pembicaraan Yang Tidak Bermanfaat

gambar dari freepik.com

Puasa itu bukan hanya menahan lapar dan haus, akal pikiran, perkataan, perbuatan dan pandangan juga harus selalu senantiasa ikut berpuasa.

Jauhi berkata-kata kotor dan tidak baik, seperti gibah, gosip dan lain-lqin. Juga jaga pandangan, jangan sampai pahala puasa kita hilang hanya karena kita tidak menjaga pandangan.

Diriwayatkan daei Abu Hurairah Radhiyallu ta’ala anhu bahwasannya Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Jika pada hari salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah ia mengucapkan kata-kata kotor, membuat kegaduhan dan tidak juga melakukan perbuatan orang-orang yang bodoh, dan jika ada orang yang mencacinya atau menyerangnya, maka hendaklah ia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’ ” (Muttafaqun ‘alaih).

Rasulullah SAW pernah berbsabda yang artinya, “Barang siapa yang tidak menginggalkan perkataan dusta, justru ia mengerjakannya. Maka Allah tidak peduli dengan orang itu ketika dia meninggalkan makanan dan minumannya (puasannya).” (HR. Bukhari)
.

3. Bersikap Dermawan dan Memperbanyak Membaca Al-Quran

Bersikap Dermawan dan Memperbanyak Membaca Al-Quran

gambar dari freepik.com

Jangan sia-siakan bulan ramadhan ini, karena setiap amal perbuatan baik yang kita lakukan akan mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda.

Perbanyaklah membaca Al-Quran, karena pada bulan Ramadhanlah Al-Quran pertama kali diwahyukan kepada Rasulullah SAW.

Diriwayatkan dari Ibnu Abas Radhiyallahu ‘anhuma dia berkata: “Sesungguhnya Rasulullah adalah orang yang paling pemurah dalam kebaikan dan beliau akan lebih dermawan dari hari-hari biasanya di bulan Ramadhan, ketika jibril menemuinya dan adalah jibril selalu selalu datang menemuinya setiap malam dari malam-malam bulan Ramadhan hingga Ramadhan selesai, Rasulullah SAW membacakan Al-Quran kepada jibril. Dan disaat ia bertemu jibril, beliau lbih pemurah lebih dermawan dibandingkan angin yang berhembus dengan lembut.” (Muttafaqun ‘alaih)

4. Menyegerakan Berbuka Puasa

Adab puasa yang satu ini pasti sudah pada tahu, menyegerakan berbuka merupakan salahsatu dari 6 adab puasa.

Umat manusia akan tetap baik, selama mereka menyegerakan berbuka puasa. Sebagaimana dengan hadits yang diriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Umat manusia akan tetap baik selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” (Muttafaqun ‘alaih)

5. Berbuka Puasa Dengan Apa Yang Mudah

Berbuka Puasa Dengan Apa Yang Mudah

gambar dari freepik.com

Jangan khawatir, berbuka puasa itu tidak harua dengan makanan dan minuman yang yang beraneka macam, Baginda mencontohkan kepada kepada kita bahwa beebuka lah dengan apa yang mudah kita dapatkan.

Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu anhu, beliau berkata : “Nabi biasa berbuka dengan ruthab (kurma segar) sebelum mengerjakan shalat. Jika beliau tidak mendapatkan ruthab, maka beliau berbuka dengan beberapa buah tamr (kurma masak) dan jika tidak mendapatkan tamr, maka beliau berbuka dengan air.” (HR. Abu Dawud)

6. Berdoa Ketitika Berbuka Puasa

Rasulullah SAW jika berbuka puasa selalu membaca:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *