Cara Menulis Biografi dengan Mudah dilengkapi Contohnya

  • Bagikan

Pengertian, Langkah-Langkah dan Cara Menulis Biografi Yang Baik dan Benar dilengkapi Contoh Biografi Seorang Tokoh Pahlawan – Banyak dari kamu pasti sudah pernah membaca atau mengetahui apa itu biografi. Biografi yang terkenal di Indonesia hingga sampai saat ini adalah riwayat hidup Alm. Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie

Kisah hidup sang Mr. Crack ini sangat menginspirasi bagi banyak orang, sampai-sampai dibuat Film layar lebar. Bagi kamu yang belum tau, riwayat hidup seseorang pun bisa diangkat ke layar lebar.

Menulis biografi sebetulnya susah-susah gampang, Biografi merupakan teks dari suatu kisah nyata berdasarkan riwayat hidup seseorang atau diri sendiri.

Baca Juga: Cerita Jenaka: Pengertian, Fungsi, Ciri – Ciri dan Contohnya

Yang bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan pribadi suatu tokoh dalam kehidupan nyata pada masyarakat umum.

Biasanya tulisan biografi menggunakan kata-kata yang mudah dipahami atau dimengerti agar terkesan tidak membosankan dan juga mudah untuk menarik perhatian pembaca.

Langkah-Langkah dan Cara Menulis Biografi Yang Baik dan Benar

Agar kamu lebih paham tentang aturan-aturan dan supaya pesan yang nantinya akan disampaikan bisa dimengerti pembaca dan tulisanmu bisa dinikmati juga, kami akan membantumu untuk memberi beberapa tips cara menulis biografi yang benar.

1. Tentukan Tokoh

Hal yang pertama yang harus dilakukan ialah menentukan tokoh yang akan ditulis riwayat hidupnya. Apakah masih hidup atau sudah tiada, kedua hal tersebut memiliki pertimbangan yang sangat berbeda.

Jika sudah, coba mengerti dan pahami tentang kehidupan tokoh tersebut di kehidupan nyatanya, cobalah untuk masuk lebih dalam bertujuan untuk mendapatkan rasa yang sama. Seolah-olah kamu mengalami juga merasakan kejadian yang sama.

2. Menentukan Gagasan

Yang dimaksudkan disini adalah inti cerita yang diceritakan oleh tokoh. Sebisa mungkin kamu bisa menangkap hal yang menurutmu penting dan bisa dijadikan sebuah kesimpulan untuk bahan tulisanmu.

Jadi, dengarkan dengan baik saat sang tokoh bercerita, istilahnya saat kamu mendengarkan cobalah untuk mendapatkan perasaan yang sama dengan apa yang diceritakan. Dan disitulah kamu akan mendapatkan poin penting atau sebuah gagasan

Hal yang harus diperhatikan juga, jangan mengambil gagasan yang biasa saja, jika kamu melakukan hal yang demikian maka pembaca pun akan biasa-biasa saja saat membaca tulisanmu dan akan dianggap kurang menarik.

3. Rekam Kisah Nyata Sang Tokoh

Maksudnya adalah saat kamu menulis berusaha untuk memahami lebih dalam cerita sang tokoh yang bersejarah. menggali cerita berarti sama saja dengan menggali jiwa seseorang, jadi cobalah untuk memahami dan menyatu dengannya.

Menulis biografi pun ada seninya jadi jangan terpaku pada cerita-cerita dasarnya saja, kamu bisa menulis cerita yang mendramatisir agar menarik perhatian para pembaca dan juga agar cerita dari apa yang kamu tulis seperti lebih bernyawa saat dibaca.

Buatlah pesan dari beberapa hikmah yang kamu dapat saat tokoh bercerita, hal itu dapat menjadi pelajaran khususnya bagimu dan para pembaca.

Baca Juga: Percakapan Bahasa Inggris Tentang Mengerjakan PR (Homework)

4. Menulis Cerita Yang Luar Biasa

Semua buku biografi pasti terselip cerita yang luar biasa juga mengagumkan dan inilah yang dimaksud seni dalam menulis biografi.

Ibarat kata ialah kamu seorang pendongeng yang sedang bercerita tentang pesan dari kehidupan nyata. Jadi, kamu sebagai pendongeng dituntut untuk menulis cerita yang luar biasa hingga para pembaca pun tak akan pernah bosan untuk mengulangi buku yang telah dibacanya.

Penulis pun wajib untuk menulis sebuah buku yang memiliki kata-kata yang menarik juga bagus, cara yang menyenangkan untuk dibaca bisa menarik perhatian para pembaca. Untuk melihat materi teks biografi dan contoh biografi lainnya, silahkan kunjungi website Pendidikanpedia.com

Contoh Biografi Tokoh Pahlawan

BJ Habibie

Contoh Biografi Singkat BJ Habibie
images from republika.co.id

Bacharuddin Jusuf Habibie atau biasa yang kita kenal dengan sebutan BJ Habibie ini merupakan mantan Presiden ke tiga. Beliau lahir pada tanggal 25 Juni 1936 di Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan.

Beliau telah menempuh pendidikan SMA di SMAK Dago, Kota Bandung pada tahun 1954. Yang kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung atau biasa disingkat dengan ITB.

Tak cukup sampai situ beliau pun melanjutkan pendidikan perguruan tingginya hingga ke Jerman, mengikuti jejak temannya. Berbeda dengan teman-temannya yang melanjutkan dengan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Rudi yang waktu itu hanya pelajar biasa, dengan menggunakan biaya sendiri dari ibunya yaitu R.A. Tuti Marini Puspowardojo, memutuskan untuk pergi dan melanjutkan pendidikan di Jerman.

Mengingat pesan dari Bung Karno saat itu, yang mengatakan bahwa betapa pentingnya menguasai Teknologi yang memiliki tingkat pemahaman yang tinggi, sebab saat itu Indonesia masih giat-giatnya membangun.

Juga dikarenakan Indonesia merupakan negara Maritim yang membutuhkan teknologi Dirgantara yang lebih dari biasanya. Maka Rudi yang saat itu sedang mendengarkan dengan mata yang penuh semangat akhirnya memutuskan untuk memilih Teknik Penerbangan.

Indonesia saat itu masih berada di naungan Presiden pertama yaitu Ir. Soekarno sedang gencar-gencarnya mengirimkan para pelajar untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri bertujuan untuk membangun Indonesia.

Rudi yang saat itu termasuk rombongan kedua di antara ratusan pelajar yang dikhususkan dikirim ke berbagai negara. Lalu Rudi pun mengambil Teknik Penerbangan spesialisasi Konstruksi pesawat terbang di Rhein Westfalen Technische Hochschule (RWTH) Aachen.

Pendidikan yang ditempuh Rudi saat itu tak sebentar, pendidikan bertahun-tahun pun disambi dengan kerja praktek. Pada awalnya, Rudi yang saat itu masih berkuliah hanya memiliki tujuan untuk membangun pesawat komersial sesuai ide Presiden Soekarno.

Beberapa tahun kemudian saat telah tinggal lama di Jerman, Rudi pun bertekad untuk sukses yang nantinya akan membayar semua jerih payah sang Ibu dalam membiayai pendidikan hingga kehidupannya.

Tak sampai situ saja, saat tiba masa libur, Rudi menjadikan itu sebagai kesempatan emas untuk belajar, ikut ujian dan mencari penghasilan sehingga bisa membeli buku. Saat waktu libur habis, maka semua kegiatannya dikesampingkan dan hanya fokus pada belajar.

Pada tahun 1960, Rudi mampu mendapatkan gelar Diploma Ing di Jerman dengan predikatnya ialah Cum Laude atau sempurna dengan nilai rata-rata adalah 9,5. Dengan gelarnya Rudi pun mendaftarkan diri untuk bekerja di Firma Talbot yang merupakan industri kereta api di Jerman.

Berlanjut untuk melanjutkan studi hingga ke gelar yang lebih tinggi yaitu doktor di Technische Hochschule Die Fakultät de Fuer Maschinenwesen Aachen. Di tahun 1962, Rudi yang saat itu masih bekerja di Jerman memutuskan untuk pulang dan menikahi Hasri Ainun.

Hidupnya yang saat itu sangat sulit di mana beliau harus merelakan jalan kaki ke tempat kerja yang jaraknya jauh hanya untuk menghemat pengeluaran. Selain itu Rudi pun harus belajar lagi untuk studinya.

Perjuangan pun dirasakan oleh sang istri, yang dimana beliau harus rela mengantri untuk mencuci di tempat umum juga untuk menghemat uang. Tak hanya itu masakan yang dimasak pun ala kadarnya yang penting bisa mengisi lapar di perut.

Setelah perjuangan yang melelahkan akhirnya Rudi mendapatkan gelar Doktor Ingenieur dari Technische Hochschule Die Fakultät de Fuer Maschinenwesen Aachen dengan nilai yang sangat sempurna yaitu summa cumlaude dengan rata-rata nilainya 10.

Saat kembali ke Indonesia kemudian Rudi ditunjuk untuk menjabat sebagai Menteri Ristek/Kepala BPPT selama 20 tahun. Tak hanya itu beliau juga ditunjuk memimpin perusahaan BUMN Industri Strategis selama 10 tahun.

Dan pada tahun 1995, pesawat N250 Gatot Kaca menjadi pesawat yang pertama kali mengudara yang dibuat oleh para pemuda Indonesia yang dipimpin BJ Habibie.

Demikian artikel kali ini mengenai pengertian, langkah-langkah dan cara menulis biografi yang juga disertai contoh biografi seorang tokoh pahlawan dan presiden RI, Tentunya uraian diatas bisa dijadikan sebagai referensi dalam membuat atau menyelesaikan tugas Biografi dari guru bahasa indonesia-mu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *