Surat An-Nur Ayat 35: Teks Arab, Latin, Terjemah, Arti Perkata dan Tafsir

Teks Arab, Latin, Terjemah Bahasa Indonesia dan Inggris, Tafsir dan Mufradat / Arti Perkata Surat An-Nur Ayat 35 Beserta dengan Latinnya

Hallo adik-adik sekalian, Apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat selalu. Pada kesempatan kali ini kakak akan menyampaikan kutipan ayat ke 35 dari Surat An-Nur lengkap dengan terjemah, arti perkata dan juga tafsir dari berbagai versi.

Surat An-Nur sendiri merupakan surat ke 24 yang terdapat pada Juz ke 18 dalam Daftar Surat Al-Quran, Tergolong kedalam Surat Madaniyah (turun di Madinah) dengan jumlah ayat sebanyak 64 ayat dan surat An-Nur ini memiliki arti Cahaya.

Baca Juga: Surat At-Tariq Ayat 1 – 17: Teks Arab, Latin, Terjemah, Arti Perkata dan Tafsir

Surat An-Nur Ayat 35 menerangkan bahwa Allah adalah Pemberi cahaya kepada langit dan bumi dan semua yang ada pada keduanya. Dengan cahaya itu segala sesuatu berjalan dengan tertib dan teratur, tak ada yang menyimpang dari jalan yang telah ditentukan baginya, ibarat orang yang berjalan di tengah malam yang gelap gulita dan di tangannya ada sebuah lampu yang terang benderang yang menerangi apa yang ada di sekitarnya.

Berikut ini Teks Arab, Latin, Terjemah Bahasa Indonesia dan Inggris, Tafsir dan Mufradat / Arti Perkata Surat An-Nur Ayat 35

Teks Arab dan Latin Surat An-Nur Ayat 35

۞ اَللّٰهُ نُوْرُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ مَثَلُ نُوْرِهٖ كَمِشْكٰوةٍ فِيْهَا مِصْبَاحٌۗ اَلْمِصْبَاحُ فِيْ زُجَاجَةٍۗ اَلزُّجَاجَةُ كَاَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُّوْقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُوْنَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَّلَا غَرْبِيَّةٍۙ يَّكَادُ زَيْتُهَا يُضِيْۤءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌۗ نُوْرٌ عَلٰى نُوْرٍۗ يَهْدِى اللّٰهُ لِنُوْرِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَيَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ لِلنَّاسِۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ۙ ٣٥

allāhu nụrus-samāwāti wal-arḍ, maṡalu nụrihī kamisykātin fīhā miṣbāḥ, al-miṣbāḥu fī zujājah, az-zujājatu ka`annahā kaukabun durriyyuy yụqadu min syajaratim mubārakatin zaitụnatil lā syarqiyyatiw wa lā garbiyyatiy yakādu zaituhā yuḍī`u walau lam tamsas-hu nār, nụrun ‘alā nụr, yahdillāhu linụrihī may yasyā`, wa yaḍribullāhul-amṡāla lin-nās, wallāhu bikulli syai`in ‘alīm

Baca Juga: Surat Al-Baqarah Ayat 164: Teks Arab, Latin, Terjemah, Arti Perkata dan Tafsir

Terjemah Surat An-Nur Ayat 35

Bahasa Indonesia

Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Baca Juga: Surat Yunus Ayat 40 – 41: Teks Arab, Latin, Terjemah, Arti Perkata dan Tafsir

Bahasa Inggris

Allah is the Light of the heavens and the earth. His light1 is like a niche in which there is a lamp, the lamp is in a crystal, the crystal is like a shining star, lit from ˹the oil of˺ a blessed olive tree, ˹located˺ neither to the east nor the west,2 whose oil would almost glow, even without being touched by fire. Light upon light! Allah guides whoever He wills to His light. And Allah sets forth parables for humanity. For Allah has ˹perfect˺ knowledge of all things.

Arti Perkata Surat An-Nur Ayat 35

Download Arti Perkata Lengkap (Offline)

BacaanArti
اَللّٰهُ Allah
نُوْرُ cahaya
السَّمٰوٰتِ langit(jamak)
وَالْاَرْضِdan bumi
مَثَلُ perumpamaan
نُوْرِهٖ cahaya-Nya
كَمِشْكٰوةٍ seperti lobang
فِيْهَا didalamnya
مِصْبَاحٌpelita
اَلْمِصْبَاحُ pelita itu
فِيْ di
زُجَاجَةٍdalam kaca
اَلزُّجَاجَةُ kaca itu
كَاَنَّهَا seakan-akan
كَوْكَبٌ bintang
دُرِّيٌّ berkilauan
يُّوْقَدُ ia dinyalakan
مِنْ dari
شَجَرَةٍ pohon
مُّبٰرَكَةٍ yang banyak keberkatan
زَيْتُوْنَةٍ pohon zaitun
لَّا tidak
شَرْقِيَّةٍ di sebelah timur
وَّلَا dan tidak
غَرْبِيَّةٍdi sebelah barat
يَّكَادُ hampir-hampir
زَيْتُهَا minyaknya
يُضِيْۤءُ dia menerangi
وَلَوْ walaupun
لَمْ tidak
تَمْسَسْهُmenyentuhnya
نَارٌapi
نُوْرٌ cahaya
عَلٰى di atas
نُوْرٍcahaya
يَهْدِىmemberi petunjuk
اللّٰهُ Allah
لِنُوْرِهٖ kepada cahaya-Nya
مَنْ orang/siapa
يَّشَاۤءُDia kehendaki
وَيَضْرِبُ dan membuat
اللّٰهُ Allah
الْاَمْثَالَ perumpamaan
لِلنَّاسِbagi manusia
وَاللّٰهُ dan Allah
بِكُلِّ dengan segala
شَيْءٍ sesuatu
عَلِيْمٌ Maha Mengetahui

Download Arti Perkata Lengkap (Offline)

Baca Juga: Teks Arab, Latin dan Arti Perkata QS An-Nisa Ayat 36

Isi Kandungan Surat An-Nur Ayat 35

Tafsir Surat An-Nur Ayat 35

Tafsir Kemenag RI

Allah adalah pemberi cahaya, karenanya dia menurunkan Al-Qur’an untuk menjadi cahaya bagi kehidupan manusia. Allah adalah pemberi cahaya pada langit dan bumi, baik cahaya material yang kasat mata maupun cahaya immaterial seperti keimanan, pengetahuan, dan lainnya. Perumpamaan kecerlangan cahaya-Nya yang menerangi hati orang-orang mukmin seperti sebuah lubang yang tidak tembus sehingga tidak diterpa angin yang dapat memadamkan cahaya, dan membantu mengumpulkan cahaya lalu memantulkannya; yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca dan tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, yaitu pohon zaitun, yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, sehingga pohon itu selalu mendapat sinar matahari sepanjang hari. Kejernihan minyaknya saja hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya, berlapis-lapis; pelita adalah cahaya, demikian pula kaca dan minyak yang begitu jernih, sehingga sempurnalah sinarnya. Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang dia kehendaki, yaitu siapa saja yang mengikuti petunjuk Al-Qur’an, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia agar mereka mudah memahami kandungannya dan mengambil pela-jaran darinya hingga akhirnya mau beriman. Dan Allah maha mengetahui segala sesuatu; tidak ada sedikit pun yang tersembunyi dari-Nya. 36. Cahaya itu Allah pancarkan di langit dan bumi, seperti disebutkan dalam ayat sebelumnya. Namun, tidak semua orang dapat meraih cahaya itu. Cahaya itu di rumah-rumah ibadah yang di sana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya; di sana bertasbih-lah orang-orang yang menyucikan nama-Nya melalui berbagai ibadah, seperti azan, salat, dan tilawah Al-Qur’an, pada waktu pagi dan petang.

Baca Juga: Teks Arab, Arti Perkata (Mufradad) Serta Tafsir Dari Al-Qur’an Surah Al-Qashash Ayat 79

Tafsir Kemenag Arab Saudi

Allah adalah cahaya langit dan bumi, Dia mengatur urusan pada keduanya, dan memberikan petunjuk bagi para penghuni keduanya. Dia adalah cahaya, dan penutupNya adalah cahaya, dengan itu langit dan bumi serta apa yang ada di keduanya terang bersinar. Dan Kitabullah dan hidayahNya merupakan cahaya dari Allah, seandainya bukan karena cahaya Allah, niscaya kegelapan-kegelapan akan bertumpuk-tumpuk, sebagiannya berada di atas sebagian yang lain. Dan perumpamaan cahayaNya yang Dia memandu (manusia) kepadanya, yaitu iman dan al-Qur’an yang berada di dalam hati seorang Mukmin, adalah seperti tempat lampu, yaitu lubang tidak tembus yang ada di dinding, padanya terdapat pelita cahaya. Lubang tersebut memagari pancaran sinarnya, sehingga tidak memancar kemana-mana. Pelita cahaya itu terdapat di dalam kaca, yang dikarenakan amat bening, seakan-akan tampak seperti bintang bercahaya layaknya sebuah mutiara. Cahaya pelita itu dinyalakan dengan minyak pohon yang diberkahi, yaitu pohon zaitun, yang tidak tumbuh di arah timur saja sehingga tidak terkena cahaya matahari di sore hari, juga tidak tumbuh di arah barat saja sehingga tidak terpancari sinar matahari di pagi hari. Akan tetapi, ia berada ditempat pertengahan di satu dataran di bumi, tidak condong ke timur, dan tidak condong ke arah barat. Minyaknya, lantaran kemurniannya, bercahaya sendiri sebelum disulut nyala api. Ketika telah disulut nyala api, maka akan memancarkan cahaya yang terang-benderang. Cahaya di atas cahaya. Yaitu cahaya dari pancaran minyak itu sendiri ditambah dengan cahaya nyala api. Itulah perumpamaan hidayah, menyinari hati seorang Mukmin. Aalh memberikan hidayah dan taufik kepada orang-orang yang Dia kehendaki untuk mengikuti al-Qur’an. Dan Allah mengadakan perumpamaan-perumpamaan bagi manusia supaya mereka mau memikirkan tentang perumpamaan dan hokum dariNya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang samar bagiNya.

Baca Juga: Terjemah Perkata, Tafsir, Teks Arab, Latin Surat Al-Baqarah Ayat 285 (Tentang Beriman)

— Tafsirweb.com

Dengan adanya Arti Perkata Surat An-Nur Ayat 35 dalam bentuk tabel diatas yang tentunya juga dilengkapi teks arab, latin serta terjemah dan tafsir tentu akan lebih membantu teman-teman semua untuk mempelajarinya.

Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Selamat Datang
Selamat Datang