6 Keutamaan Makkah, Kota Damai yang Tidak Akan Dimasuki Dajjal

  • Whatsapp
6 Keutamaan Makkah, Kota Damai yang Tidak Akan Dimasuki Dajjal

Makkah merupakan salah satu kota terpenting bagi umat Muslim. Di kota ini, terdapat Masjidil Haram yang di dalamnya berdiri Kakbah yang menjadi kiblat umat Islam di dunia.

Dikutip dari Buku Cerdas Haji dan Umrah, berikut ini di antara keutamaan dari Kota Makkah, yaitu:

Muat Lebih

1. Menjadi tempat dan saksi dimulainya peristiwa Isra’ Mi’raj dan perintah salat lima waktu

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Isra’ [17]: 1).

2. Merupakan kota yang tidak akan dimasuki Dajjal
“Tidak ada satu negeri pun yang akan dimasuki Dajjal, kecuali Mekkah dan Madinah. Dia tidak mendapati celah atau jalan masuk, kecuali padanya ada malaikat yang berbaris menjaganya.” (HR AL-Bukhari, No. 1881).

3. Sebaik-baik bumi Allah
“Demi Allah SWT, sesungguhnya engkau adalah sebaik-baiknya bumi Allah SWT dan bumi yang paling Allah sayangi. Kalaulah bukan karena dipaksa keluar, maka aku tidak akan meninggalkan engkau.” (HR at-Turmudzi, No. 3925).

4. Kota yang damai dan dilarang berperang di dalamnya
“Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Makkah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu),maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.” (QS. Al-Baqarah [2]: 191).

“Tidak halal bagi kalian untuk mengangkat senjata di Mekkah.” (HR Muslim, No. 3373).

5. Kota yang dilindungi Allah SWT dari kerusakan dan kepunahan populasinya
“Sesungguhnya tanah ini telah diharamkan oleh Allah SWT, aka tidak boleh ditebang tumbuhannya, tidak boleh diburu hewan buruannya, dan tidak boleh dipungut satu pun barang yang hilang padanya, kecuali orang yang mencari pemiliknya.” (HR al-Bukhari, No. 1587).

“Sesungguhnya Allah telah melindungi kota Makkah dari pasukan gajah dan menguasakannya kepada Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan sesungguhnya kota ini tidak halal bagi seorang pun sebelumku, ia hanya dihalalkan bagiku sebentar pada waktu siang, dan tidak dihalalkan bagi seorang pun setelahku. Oleh karena itu, binatang buruan yang ada di dalamnya tidak boleh dikejar, duri pohon yang tumbuh di dalamnya tidak boleh dipatahkan, benda-benda yang jatuh tidak boleh diambil, kecuali bagi orang yang mengumumkannya; dan barangsiapa terbunuh, maka keluarganya boleh memilih yang terbaik antara dua perkara (denda atau qishash).” Lalu Abbas berkata: kecuali tumbuhan idkhir, wahai Rasulullah SAW, sebab kamu menggunakannya di kuburan dan rumah kami. Beliau bersabda, “Kecuali tumbuhan idkhir.” (HR Al-Bukhari, 122).

6. Kota yang didoakan Nabi Ibrahim
“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim AS berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.

Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kamu, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati.

Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim [14]: 35-37).

“Sesungguhnya Ibrahim AS mengharamkan kota Makkah dan mendoakan untuk penghuninya. Dan aku mengharamkan kota Madinah sebagaimana Ibrahim AS mengharamkan kota Makkah, dan aku mendoakan untuk sha’ dan mud-nya seperti yang didoakan Ibrahim AS untuk penghuni Makkah.” (HR Muslim, No. 3379).

Sekian pembahasan tentanga keutamaan kota makkah, semoga artikelnya bermanfaat dan bisa menjadi sebuah pembelajaran.

Artikel ini pernah tayag di haji.okezone.com dengan Judul “6 Keutamaan Makkah, Kota Damai yang Tidak Akan Dimasuki Dajjal”.
Banner lst

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *